belajar mikrokontroler

Tips Belajar Mikrokontroler dengan Mudah

Belajar Mikrokontroler – Mudah atau Sulit sich?

belajar mikrokontrolerSobat Canggih, sudah lama saya tidak update tulisan di blog ini karena kesibukan yang super padat. Nah sekarang saya ingin memberikan tips bagi siapa saja yang ingin belajar mikrokontroler dengan mudah tanpa guru alias autodidak. Saya juga dulu belajar mikrokontroler secara autodidak lho Sobat Canggih.

Mikrokontroler itu hanyalah sebuah IC yang memiliki memori (flash memory) yang dapat menyimpan intruksi-instruksi yang ditulis sebagai firmware. Mikrokontroler dapat berkomunikasi dengan dunia luar melalui port-port input/output yang ada padanya. Jumlah kapasitas memori dan jumlah port yang dimiliki mikrokontroler beragam bergantung tipenya. Beberapa jenis mikrokontroler memiliki fitur lain yang tidak dimiliki jenis yang lainnya seperti misalnya seri AVR buatan Atmel dilengkapi juga dengan memory eeprom internal selain memori RAM dan flash. Selain itu, fitur lainnya yaitu tambahan port ADC (analog to digital converter) dan PWM (Pulse Width Modulation).




Memprogram mikrokontroler adalah memberikan instruksi-instruksi yang dipahami oleh IC mikrokontroler untuk dapat membaca kondisi port inputnya dan memproses kondisi input tersebut dengan memberikan respon pada port output. Instruksi atau perintah tersebut ditulis oleh seorang programmer dengan bahasa pemrograman (aka bahasa manusiawi) yang dipahami oleh programmer itu sendiri, kemudian diterjemahkan (di-compile) oleh software compiler menjadi bahasa mesin yang dipahami oleh IC mikrokontroler. Bahasa mesin ini sebenarnya hanya terdiri dari deretan angka biner 0 atau 1 dimana dipahami oleh mesin sebagai perintah on atau off saja. Instruksi-instruksi program ini (firmware) kemudian akan di-flash (disimpan) di dalam memori flash mikrokontroler. Namun, lebih jauh ternyata instruksi sederhana ini dapat menjadi sebuah sistem kendali cerdas yang jauh dari yang dapat Sobat Canggih bayangkan.. sangat luar biasa apa yang dapat dibuat dari sebuah IC kecil bernama “mikrokontroler”.

Pada intinya belajar mikrokontroler itu sangatlah mudah jika Sobat Canggih mengenali karakteristik yang dimiliki oleh mikrokontroler yang akan diprogram dan memahami salah satu bahasa pemrograman untuk berkomunikasi dengannya. Seperti pepatah mengatakan “Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta”, seperti itulah jika Sobat canggih sudah mengenali karakteristiknya dan dapat berkomunikasi dengannya maka sobat canggih akan seketika jatuh cinta dengannya sampai lupa pacar atau anak istri di rumah hehe.. 😀

Tips Belajar Mikrokontroler

belajar mikrokontrolerBeberapa hal yang menjadi catatan penting sebagai tips untuk Sobat Canggih yang ingin belajar mikrokontroler dengan mudah dapat saya sampaikan sebagai berikut:

  • Pahami karakteristik mikrokontroler yang akan sobat pelajari.
  • Pelajari salah satu bahasa pemrograman mikrokontroler, misalnya: bahasa assembly (Software MIDE-51, Keil), C (Software CodeVision AVR, AVR Studio, WinAVR/AVR GCC), Pascal (Software MikroPascal), Basic (Software Bascom), atau ada juga yang menggunakan flow chart (Software Flow Code) saja untuk lebih mudah karena hanya menggunakan gambar diagram alur tanpa menuliskan program untuk memprogram mikrokontroler.
  • Berlatihlah setiap hari atau dengan jadwal yang intensif karena memprogram mikrokontroler bukanlah sekedar cukup tahu bagaimana cara memprogram, melainkan merupakan keterampilan yang Sobat Canggih akan kuasai melalui pengalaman praktek.
  • Lihatlah referensi buku atau sumber internet untuk mendapatkan contoh-contoh program. Ikutilah grup-grup atau forum penggemar mikrokontroler lokal maupun internasional untuk membuka cakrawala ilmu mikrokontroler Sobat Canggih. Mudah-mudahan di website GuruCanggih.Com nanti bisa dibuatkan forumnya.
  • Perlengkapan wajib yang harus Sobat Canggih miliki diantaranya: laptop/PC, Programmer ISP yang bisa Sobat Canggih buat sendiri atau beli langsung di toko elektronika, minimum system/development board/trainer mikrokontroler yang juga bisa Sobat Canggih buat sendiri. Jika modalnya masih minim, sementara bisa gunakan software simulasi misalnya Proteus.
  • Motivasi yang kuat dan pantang menyerah jika menemui jalan buntu.

Itu saja tips belajar mikrokontroler dengan mudah yang dapat saya sampaikan. Mudah atau tidaknya it’s up to you guys..! Akhir kata, selamat berlatih! 😉